Pendakian Gunung Lorokan, Alternatif Pendakian Bagi Pemula

Haloo sobat Lestari, ada nggak sih yang ingin mendaki tapi takut ketinggian, merasa tidak kuat fisiknya, atau karena jalur pendakian yang ekstrim dan jauh untuk mencapai puncaknya Oke, kali ini kita bahas salah satu gunung yang ada di Mojokerto Jawa Timur, yaitu Gunung Lorokan, yang cocok banget nih bagi pemula untuk melakukan pendakian pertamanya, atau bagi kalian yang hanya ingin sekedar camping ceria bersama teman. Yuk simak sampai selesai!

Mojokerto merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Jawa Timur, dan mempunyai banyak wisata yang gemar dikunjungi banyak wisatawan. Adapun beberapa tempat wisata alam yang banyak diminati yaitu pegunungan, pemandian air hangat, air terjun dan banyak wisata lainnya.

Saya ingin membagikan pengalaman saat mendaki Gunung Lorokan di Mojokerto. Menurut saya, gunung ini sangat cocok bagi temen-temen pemula. Gunung Lorokan mimiliki ketinggian 1100 mdpl.

Pendakian ini sudah saya lakukan akhir tahun lalu, tepatnya pada tanggal 23 Desember 2022. Pendakian bermula saat teman saya mengajak mendaki karena ternyata proposal skripsinya ditolak lagi dan harus merevisi ulang kembali.

Teman saya sudah merasa sangat bosan dengan lika-liku perskripsian, pada akhirnya memutuskan untuk mengajak mendaki di Mojokerto yang jaraknya dekat dengan tempat kerjanya. Saat itu saya berada di Pare, Kampung Inggris. Padahal, saya ingat sekali temanku berkata sebut saja Atif  “saya tidak akan mendaki dulu sebelum selesai sidang skripsi.” Katanya. Tetapi, kata-kata itu dia patahkan sendiri karena sudah di ujung kebosanan dan stress karena perskripsian yang melanda, hihi.

Setelah riset tujuan pendakian, kita memutuskan untuk mendaki Gunung Lorokan karena mudah dijangkau dan selain itu saya sendiri belum pernah mendaki ke gunung ini. Selain kita berdua, ada juga rekan dari adik tingkat di perkuliahan yang juga ikut sehingga pendakian kita berjumlah 4 orang.

Biaya Pendakian di Gunung Lorokan

biaya pendakian gunung lorokan
Dokpri

Gunung Lorokan merupakan wisata pendakian yang berada di Mojokerto, lebih tepatnya berada di Desa Sandi Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokrto. Jika berangkat dari pusat Kota Malang, kamu akan menempuh jarak kurang lebih 1,5 – 2 jam melalui via cangar Batu.

Sedangkan jika ditempuh dari Surabaya, waktu yang dibutuhkan sekitar 2 jam perjalanan. Gunung Lorokan memiliki ketinggian 1.100 mdpl sehingga sangat cocok bagi pemula serta jalur pendakian yang banyak landainya, terdapat juga air terjun.

Melakukan pendakian di Gunug Lorokan harus mendaftar terlebih dahulu atau biasanya disebut dalam pendakian dengan simaksi di bascamp. Setiap satu orang simaksinya Rp 10.000. Jika kamu membawa motor, kamu harus membayar parkir Rp 5000 ya. Kemudian rombongan akan disuruh mengisi data diri serta meninggalkan satu identitas seperti KTP atau KTM.

Sedikit catatan, pihak bascamp tidak memberikan peta untuk rute perjalanan pendakian ke puncak. Namun, pihak bascamp tetap memberikan petunjuk dan arahan agar para pendaki selamat dalam pendakian sampai turun lagi. Selain itu, di bascamp juga terdapat poster denah pendakian yang bisa diakses oleh setiap pendaki.

Jalur Pendakian

jalur pendakian gunung lorokan
Dokpri

Pendakian awal akan melewati kebun-kebun warga. Namun, pendakian di gunung ini masih cukup jelas untuk jalur dan petunjuk arahnya. Tentu, ini sangat memudahkan kita apalagi bagi pemula yang ingin mencoba pendakian perdananya di Gunung Lorokan.

Terdapat dua jalur yang bisa diakses oleh para pendaki untuk mencapai puncak, yakni melewati kebun warga atau air terjun. Bila musim hujan sebaiknya hindari jalur yang melewati air terjun karena biasanya licin dan rawan longsor.

Baca Juga: Pengalaman Mendaki Gunung Kelud Via Tulungrejo Blitar

Saran untuk pendaki, ketika berangkat melewati jalur kebun warga, kemudian ketika turun baru melewati air terjun untuk menikmati keindahan alam air terjun yang indah. Kamu juga dapat berswafoto atau ingin mandi di air terjun. Tetapi, ingat ya, jangan menggunakan bahan-bahan yang mengandung kimia saat mandi di air terjun ini.

Setelah melewati kebun warga kamu akan menemukan sumber mata air waringin, dari situ kamu akan dihadapkan dengan jalur pendakian yang menanjak dan cukup menguras tenaga.

Uniknya, setiap tanjakan di Gunung Lorokan memiliki nama yang unik yang berbeda dengan gunung pada ummumnya. Tanjakan Bugingan, Tanjakan Botok Bolu, hingga Tanjakan Raisa yang letaknya sebelum Puncak Gunung Lorokan.

Setelah melewati beberapa tanjakan tersebut, jalurnya mulai landai melewati punggungan bukit dengan pemandangan yang menawan dari gunung-gunung di sekitarnya, seperti Gunung Anjasmoro, Arjuno Wlirang, Penanggungan serta beberapa pemukiman warga pacet.

Perjalanan menyusuri punggungan bukit sekitar 5 menit hingga sampai di ujung penggungan bukit ini. Sobat lestari akan sampai di puncak Gunung Lorokan yang ditandai dengan adanya bendera merah putih maupun papan yang bertuliskan “Mt. Lorokan 1100 mdpl”. Sobat lestari juga bisa mendirikan tenda diarea punggungan bukit sekitar puncak dan bisa mengabadikan moment di puncak maupun sekitar punggungan bukit lohh karena aterdapat beberapa spot foto yang menarik untuk diabadikan sebelum turun ke base camp.

Sobat lestari jika memiliki banyak waktu, kamu juga bisa mampir ke air terjun saat perjalanan turun, Lokasinya antara pos 1 ke base camp. Kamu bisa bermain di sana, bisa mandi dan mengabadikan moment. Setelah sampai di base camp sobat lestari dapat membersihkan diri di toilet yang tersdia.

air terjun gunung lorokan
Dokpri

Informasi Penting Lainnya

  1. Estimasi pendakian sekitar 45- 60 menit dari pos perijinan sampai ke puncak gunung Lorokan tergantung perjalanan setiap orang masing-masing, santai, sedang ataupun cepat.
  2. Jalur ini sangat cocok sekali bagi pendaki pemula. Sangat cocok juga untuk pendakian atau camping bersama keluarga, pacar, adik maupun sahabat bisa banget. Asalkan tetap mempersiapkan segala hal dengan matang.
  3. Selalu bawa jas hujan, mengingat cuaca yang tidak menentu jangan lupa bawa snack ya tapi jangan meninggalkan sampahnya di gununng.

Semoga bermanfaat, terima kasih…